Nahkodai Olahraga Pemalang, 44 Pengurus KONI 2026-2030 Resmi Dilantik
- account_circle Fahroji
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- print Cetak

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. (Foto: ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Estafet kepengurusan olahraga di Kabupaten Pemalang resmi berpindah. Sebanyak 44 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pemalang masa bakti 2026-2030 resmi dikukuhkan dan dilantik di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Sabtu (23/5/2026).
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam sambutannya memberikan ucapan selamat sekaligus menaruh harapan besar kepada jajaran pengurus baru. Ia menekankan agar kepengurusan kali ini mampu menjadi mesin penggerak utama dalam memajukan dunia olahraga daerah, khususnya melalui penguatan pembinaan atlet secara berkelanjutan demi mendulang prestasi yang lebih gemilang.
Bupati Anom juga menggarisbawahi bahwa peran pengurus KONI adalah bentuk pengabdian tulus yang menuntut dedikasi tinggi serta dukungan penuh dari keluarga. Dengan komposisi pengurus yang inklusif—melibatkan lintas sektor mulai dari akademisi, pengusaha, anggota legislatif, hingga praktisi olahraga—Bupati optimistis KONI Pemalang mampu melahirkan bibit-bibit juara sekaligus memasyarakatkan budaya olahraga di seluruh lapisan warga.
“Olahraga menjadi salah satu sarana penting dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, disiplin, dan sportif,” ujarnya.
Bupati juga menyatakan dukungannya terhadap target peningkatan prestasi olahraga Pemalang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pemalang berkomitmen mendukung pengembangan sarana dan prasarana olahraga, termasuk mewujudkan kawasan olahraga dan rekreasi (sport edutainment) sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Sementara itu, Ketua KONI Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko menekankan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun olahraga yang berprestasi. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga menjaga kesehatan, mempererat persaudaraan, serta membentuk karakter bangsa.
Ia mengajak seluruh insan olahraga untuk mengelola organisasi dengan penuh keikhlasan, semangat pengabdian, dan menjauhi konflik kepentingan yang dapat menghambat kemajuan olahraga.
Terkait target prestasi, Sujarwanto mendorong Kabupaten Pemalang untuk meningkatkan capaian pada Porprov Jawa Tengah 2026 dan berupaya menembus posisi 10 besar. Ia juga memperkenalkan semangat “BISA” yang merupakan akronim dari Berprestasi, Integritas, Sportif, dan Ambisius sebagai landasan pembinaan olahraga di Jawa Tengah.
- Penulis: Fahroji

