Edukasi Karakter dan Literasi Digital: Satpol PP Pemalang Sambangi SMP Negeri 5 Comal
- account_circle Fahroji
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026 | 16:16 WIB
- print Cetak

Satpol PP Goes to School.(Foto: ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Aris mengingatkan para siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak negatif perundungan (bullying), tawuran, serta pentingnya menjaga pergaulan yang sehat dan mematuhi hukum.
“Prestasi tidak akan pernah sejalan dengan narkoba maupun kekerasan. Jadilah pelajar yang berani mengatakan tidak pada narkoba, saling menghargai sesama teman, dan menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik,” tandasnya.
Regina Nila Puspitaningtyas dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang memberikan pencerahan mengenai literasi digital.
Dalam pemaparannya ia mengajak siswa memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijak, cerdas, dan bertanggung jawab agar terhindar dari hoaks, penipuan digital, maupun dampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan.
“Handphone adalah sarana belajar, berkarya, dan berkomunikasi. Jadilah pengguna teknologi yang cerdas, bukan menjadi budak teknologi. Bijak bermedia digital adalah bagian dari membangun karakter generasi masa depan,” kata Tyas.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan kepada para narasumber serta menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan selama sesi berlangsung.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan reward/hadiah kepada siswa yang aktif bertanya maupun mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. Pemberian hadiah tersebut disambut meriah dan semakin memotivasi para siswa untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan Satpol PP Goes To School, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang berharap para pelajar memiliki karakter yang kuat, semangat kebangsaan yang tinggi, mampu menjauhi narkoba dan segala bentuk kekerasan, serta menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.
- Penulis: Fahroji

