Gus Yasin Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Jawa Tengah
- account_circle Fahroji
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gus Yasin mengakui, selama beberapa hari terakhir, tumbuh semangat haul Mbah Maimoen, sapaan akrab KH Maimoen Zubari.
Menurutnya, sosok Mbah Maemoen telah memberikan pengayoman dan pencerahan untuk masyarakat luas. Bukan hanya dalam bidang pendidikan keagamaan, namun juga kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Banyak pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh beliau kepada kita semua bukan hanya kaum santri akan tetapi juga kaum nasionalis,” beber Gus Yasin.
Dia mencontohkan, berbagai permasalahan-permasalahan di negara ini, oleh Mbah Meimoen, bukan hanya dipandang dari segi syariat. Akan tetapi, oleh beliau dijabarkan. Termasuk memberikan masukan kepada pemerintah, dalam hal perekonomian.
Gus Yasin mengambil contoh saat Mbah Maimoen memberikan saran tentang permasalahan sampah. Sesuai syariat Islam, kebersihan adalah sebagian dari iman. Mbah Maimoen pun memberikan saran agar sampah dikelola dengan baik, sehingga memberikan manfaat untuk umat.
“Sesuai yang disarankan oleh Mbah Maimoen, perusahaan yang dulu hampir dijual oleh pemerintah, oleh negara saat ini menjadi salah satu yang bisa menangani sampah yaitu pabrik semen,” urainya.
Sehingga, pada tahun 2003 hingga 2004, perusahaan semen tersebut hampir dilepas oleh pemerintah. Sesuai nasehat Mbah Maimoen, pabrik tersebut tidak jadi dilepas, sehingga sampai saat ini masih berjalan dengan baik dan menjadi pengelola sampah yang memberikan manfaat.
“Kita memang butuh sosok-sosok bukan memandang pada hari ini bukan hanya memandang kebutuhan hari ini. Akan tetapi juga bisa memberikan pandangan-pandangan yang lebih jauh, lebih panjang. Inilah sosok Kiai Maimun yang pada malam hari ini kita ketahui,” lanjutnya.
- Penulis: Fahroji

