Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Perkuat Mitigasi, Kemensos RI Bentuk Kampung Siaga Bencana di Desa Penakir Pulosari

Perkuat Mitigasi, Kemensos RI Bentuk Kampung Siaga Bencana di Desa Penakir Pulosari

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026 | 16:23 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Sosial Republik Indonesia secara resmi memulai kegiatan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Jumat (15/5/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret pemerintah dalam memperkuat ketangguhan masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Penakir ini dibuka langsung oleh Ketua Pokja Kesiapsiagaan dan Mitigasi Kemensos RI, Taufik Saeful Rahman. Dalam sambutannya, Taufik menegaskan bahwa pembentukan KSB merupakan momentum penting untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan kolektif warga Kecamatan Pulosari terhadap berbagai ancaman bencana alam.

Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai kelompok usia. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penyematan atribut peserta secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang, Supadi, didampingi Camat Pulosari, Arif Senoaji, kepada dua orang perwakilan peserta.

Melalui program KSB ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan teknis mengenai mitigasi, tetapi juga mampu mengorganisir diri secara mandiri saat terjadi situasi darurat di lingkungan mereka.

“Ini menjadi momen bahwa masyarakat, khususnya di Kecamatan Pulosari, adalah masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Dengan adanya KSB, kesiapsiagaan dan kemampuan mitigasi masyarakat akan semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang, Supadi, menjelaskan bahwa Desa Penakir merupakan lokasi ketiga pembentukan KSB di Kabupaten Pemalang, setelah sebelumnya dibentuk di Kecamatan Watukumpul dan Kecamatan Ulujami.

Menurutnya, Kecamatan Watukumpul dipilih sebagai lokasi pertama di Jawa Tengah karena memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, seperti tanah longsor dan kekeringan yang hampir terjadi setiap tahun. Sedangkan pembentukan KSB di Desa Penakir dilatarbelakangi kejadian banjir bandang yang sempat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik.

“Di Penakir kita tidak menduga adanya banjir bandang yang menimbulkan korban. Karena itu Kementerian Sosial hadir membentuk KSB sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Harapannya relawan menjadi lebih tanggap, tangguh, dan cepat dalam penanganan bencana,” kata Supadi.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bikin Bangga! 64 Polisi di Pekalongan Naik Pangkat, Ada Tradisi Siraman hingga Tanam Pohon

    Bikin Bangga! 64 Polisi di Pekalongan Naik Pangkat, Ada Tradisi Siraman hingga Tanam Pohon

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026 | 14:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Pekalongan pada Rabu (31/12/2025) sore. Di tengah kesibukan pengamanan malam pergantian tahun, Polres Pekalongan menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Polri periode 1 Januari 2026. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf. Sebanyak 64 personel yang terdiri dari 9 Perwira dan 55 Bintara resmi […]

  • Presiden Perintahkan Cek Kesehatan Gratis Mulai 10 Februari di Puskesmas dan Klinik

    Presiden Perintahkan Cek Kesehatan Gratis Mulai 10 Februari di Puskesmas dan Klinik

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025 | 08:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan agar program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sudah dimuali pada 10 Februari di puskesmas maupun klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Program ini diharapkan dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia yang berjumlah sekitar 280 juta secara bertahap. Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai pertemuan […]

  • Analisis Fitokimia dan Manfaat Ekstrak Daun Kelor

    Analisis Fitokimia dan Manfaat Ekstrak Daun Kelor

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025 | 21:13 WIB
    • account_circle
    • 0Komentar

    Oleh : A’mirotul Hasnah, Muhammad Giffard Azami, Ghefira Khoirina Putri, Muhammad Sakti Maulana (Mahasiswa Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan) dan Dr. Ika Arifianti M.Pd  (Dosen Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan)* Potensi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera), mungkinkah menjadi solusi lintas bidang? “Herbal bukan hanya peninggalan tradisi, tetapi fondasi inovasi […]

  • Kunjungan Kenegaraan di India, Prabowo Sempatkan Mampir ke Toko Buku

    Kunjungan Kenegaraan di India, Prabowo Sempatkan Mampir ke Toko Buku

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025 | 11:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Presiden RI Prabowo Subianto pada Jumat (24/1) menyempatkan diri untuk singgah di toko buku langganannya di sela kunjungannya ke New Delhi, India, untuk menghadiri undangan kenegaraan. Prabowo mengunggah momen itu di akun Instagram pribadinya @prabowo. Ia mengenakan baju cokelat muda dengan celana dan sepatu hitam. “Singgah ke toko buku langganan saya di […]

  • Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026 | 22:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno mengatakan, ada perbedaan mendasar antara akuntansi komersial dan akuntansi pemerintahan. Akuntansi komersial bentuknya kinerja keuangan, laporannya berupa laba-rugi perusahaan. Sedangkan akuntansi di pemerintahan bentuknya pertanggungjawaban akuntabilitas. Hal itu dikatakan Sekda, saat mengisi Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan Tahun 2023,Fakultas Ekonomika Bisnis Universitas Diponegoro, […]

  • Kendalikan Inflasi di Pemalang, Ini yang Dilakukan Pemerintah Daerah

    Kendalikan Inflasi di Pemalang, Ini yang Dilakukan Pemerintah Daerah

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025 | 23:52 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Mewakili Bupati Pemalang, Kepala Diskoperindag Fera Djokosusanto membuka Pasar Murah Pengendalian Inflasi Tahun 2025 di Balai Desa Widodaren, Kamis (20/11/2025). Fera Djokosusanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pemalang secara rutin setiap tahun menyelenggarakan program pasar murah, yang merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh barang kebutuhan pokok. “Sekaligus sebagai […]

expand_less