Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Prof. Didik J. Rachbini: Kerusakan Institusi Hukum Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Prof. Didik J. Rachbini: Kerusakan Institusi Hukum Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026 | 11:39 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menilai dugaan kasus korupsi yang menyeret Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah serta dinamika antara Kepolisian dan Kejaksaan menjadi cerminan serius terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia.

Menurutnya, lemahnya institusi hukum tidak hanya berdampak pada kepercayaan publik, tetapi juga mengancam iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Prof. Didik menjelaskan bahwa kualitas sistem hukum merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kinerja ekonomi. Selain modal, tenaga kerja, dan teknologi, kepastian hukum menjadi fondasi penting bagi terciptanya efisiensi ekonomi, investasi, dan inovasi.

“Kasus mega korupsi Febrie Adriansyah dan pertempuran polisi dengan kejaksaan adalah contoh kerusakan hukum yang sempurna di Indonesia. Kedua lembaga ini dikenal dalam survei tergolong atau dipersepsikan sebagai lembaga paling korup di Indonesia. Setelah terlihat kasus ini, maka simbol sebagai lembaga yang korup bukan persepsi lagi tetapi sudah menjadi kenyataan,” ujar Prof. Didik.

Menurutnya, negara dengan sistem hukum yang lemah cenderung mengalami hambatan dalam pertumbuhan ekonomi. Ia menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen akan sulit dicapai apabila lingkungan bisnis masih dibayangi ketidakpastian hukum dan lemahnya tata kelola institusi penegak hukum.

Prof. Didik mengaitkan kondisi tersebut dengan Teorema Coase yang dikemukakan peraih Nobel Ekonomi Ronald Coase dalam The Problem of Social Cost. Menurutnya, sistem hukum yang baik mampu menekan biaya transaksi sehingga dunia usaha dapat beroperasi secara efisien.

“Hukum yang baik sebagai institusi akan mengurangi biaya transaksi. Sebaliknya, hukum yang lemah akan menggerogoti sistem ekonomi karena dunia usaha dijangkiti oleh biaya transaksi yang tinggi. Jika hukum jelas melindungi hak kepemilikan, biaya transaksi nol, dan para pihak bebas bernegosiasi maka dunia usaha mencapai hasil yang efisien tanpa banyak campur tangan pemerintah. Tetapi jika hukum rusak, negosiasi tinggi, informasi tidak sempurna, kontrak sulit ditegakkan maka dunia usaha terhambat tumbuh,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kerusakan sistem hukum akan menurunkan kepercayaan investor dan meningkatkan ketidakpastian dalam dunia usaha. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat memicu vote of no confidence dari pelaku ekonomi sehingga menghambat investasi dan pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya berdampak pada upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pisah Sambut Komandan Radar 214 Tegal, Anom Widiyantoro: Pemkab Pemalang Siap Lanjutkan Sinergi

    Pisah Sambut Komandan Radar 214 Tegal, Anom Widiyantoro: Pemkab Pemalang Siap Lanjutkan Sinergi

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025 | 07:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri acara pisah sambut Komandan Satuan Radar 214 Tegal yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Tegal, Minggu, 13 Juli 2025. Dalam acara tersebut, jabatan komandan resmi diserahterimakan dari Letkol Lek Prastyo Tri Adi Nugroho kepada Mayor Lek Indra Febrian Nugroho. Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan terima kasih dan apresiasi […]

  • Polisi Bergerak Cepat Atasi Longsor di Mendolo, Akses Jalan Kembali Dibuka

    Polisi Bergerak Cepat Atasi Longsor di Mendolo, Akses Jalan Kembali Dibuka

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025 | 20:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (13/10/2025) sore memicu terjadinya tanah longsor di Dukuh Krandegan, Desa Mendolo. Material longsor sempat menutup akses jalan utama penghubung antara Karanganyar – Lebakbarang. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, setelah hujan intens mengguyur sejak pukul 14.30 WIB. Tanah dari tebing […]

  • Keluarga Alumni SMAN 1 Pemalang Berikan Santunan Sandang Kepada Lansia

    Keluarga Alumni SMAN 1 Pemalang Berikan Santunan Sandang Kepada Lansia

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024 | 22:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sebanyak 105 lanjut usia (lansia) di Panti Pelayanan Sosial Lansia Dristarastra menerima tali asih berupa santunan sandang. Santunan yang digagas oleh Keluarga Alumni SMAN 1 Pemalang itu diserahkan langsung oleh Bupati Pemalang Mansur Hidayat di Panti Lansia Dristarastra Bojongbata, Sabtu (30/3/2024). Bupati Mansur menyampaikan, selain kegiatan santunan yang dilakukan, kegiatan ini untuk mempererat […]

  • Dinsos bersama BPKB Siapkan Kedai Gratis Bagi Warga Terdampak Bencana di Pulosari

    Dinsos bersama BPKB Siapkan Kedai Gratis Bagi Warga Terdampak Bencana di Pulosari

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026 | 23:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dinas Sosial Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang bekerjasama dengan Forum Genre Kabupaten Pemalang dan Ikatan Penyuluh KB Pulosari sediakan kedai gratis untuk para pengungsi terdampak bencana serta relawan di Kantor Kecamatan Pulosari, Rabu (28/1/2026). Andi Rizki dari BPKB Pulosari mengatakan, kedai gratis yang di buka selama 24 […]

  • Wagub Jateng Gus Yasin Gagas Digitalisasi Khazanah Wali Berbasis AI

    Wagub Jateng Gus Yasin Gagas Digitalisasi Khazanah Wali Berbasis AI

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026 | 15:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin, menggagas pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), untuk mengolah dan mendokumentasikan khazanah para wali sebagai bagian dari penguatan budaya, sejarah, dan dakwah Islam. Gagasan tersebut disampaikan Gus Yasin, yang mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, pada Dialog Interaktif dalam […]

  • Peringati Hari Pahlawan, Ratusan Peserta Ikuti Napak Tilas Kejuangan di Pemalang

    Peringati Hari Pahlawan, Ratusan Peserta Ikuti Napak Tilas Kejuangan di Pemalang

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025 | 22:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Ke 80 pada 10 November 2025 mendatang, ratusan peserta yang terdiri dari para siswa SLTA, SMK, MA, dan Mahasiswa serta masyarakat umum mengikuti kegiatan Napak Tilas Kejuangan dengan start di Lapangan Candi Batur Desa Bulakan Kecamatan Belik dan finish di Bukit Gambangan Desa Banyumudal Kecamatan Moga. Peserta […]

expand_less