Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis
- account_circle Fahroji
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Tokoh pendidikan dan akademisi, Anies Baswedan. (Foto: ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Guru dengan nilai, dengan etik, dengan inspirasi, dengan hati, bisa nggak diganti teknologi? Nggak bisa,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi pengabdian para guru yang terus mendidik di tengah perubahan zaman dan tantangan degradasi karakter akibat perkembangan teknologi digital.
Di akhir sesi, Anies mengingatkan bahwa kuliah bukan sekadar persiapan kerja, melainkan proses pengembangan potensi diri untuk berkarya di berbagai bidang yang mungkin belum ada hari ini.
“Kuliah itu bukan persiapan kerja. Kuliah itu adalah pengembangan potensi diri,” pungkasnya.*
- Penulis: Fahroji


