Minggu, 31 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Jalan Cisadane Kelurahan Kebondalem, Arah Menuju Kantor Bupati Pemalang Banjir Sampah

Jalan Cisadane Kelurahan Kebondalem, Arah Menuju Kantor Bupati Pemalang Banjir Sampah

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Sepekan lebih tumpukan sampah di Jalan Cisadane Kelurahan Kebondalem, arah menuju kantor Bupati Pemalang tidak kunjung diangkut oleh UPT Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang, tumpukan sampah yang membentang ratusan meter panjangnya membendung jalan, akibatnya jalan utama tersebut tidak bisa dilalui oleh warga.

Tempat pembuangan sampah sememtara terpadu Pelutan yang berada di Jalan Cisadane pun ditutup selama sepekan terakhir, karena sudah tidak mampu menampung buangan sampah.

Hal ini diresahkan oleh masyarakat, terutama warga Kelurahan Kebondalem dan Desa Tambakrejo yang harus memutar jalan jika ingin menuju keduanya.

Kusnadi ( 50 ) sopir truk sampah DLH Pemalang ketika ditemui di lokasi pembuangan sampah mengatakan, sudah hampir sepekan lebih tumpukan sampah menggenangi jalan Cisadane Kelurahan Kebondalem, karena TPST Pelutan tidak sanggup lagi menampung sampah dari masyarakat.

Efeknya, sekitar ratusan meter lebih tumpukan sampah di Jalan Cisadane menuju lingkar selatan Pemalang berada di jalanan dan menutup akses masyarakat dari Desa Tambakrejo dan Kelurahan Kebondalem.

” Sudah satu minggu sampah menumpuk karena pembuangan terakhir tidak ada, kalau pembuangan terakhir ada ya pasti sudah bersih semua Pemalang, sementara dari kepala desa dan kelurahan masing-masing membuat lubang untuk pembuangan sementara untuk mengurangi sampah yang di jalan, menunggu informasi penggalian kemana sebenarnya kan dari desa sendiri yang harus cari lahan untuk sementara menbuang sampah, ” jelasnya, pada Rabu (29/1).

Sejumlah pengguna jalan juga merasakan hal serupa. Usman (26) warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang mengatakan harus memutar arah cukup jauh jika dirinya ingin menuju kota.

Walaupun ada jalur alternatif lainnya, tetapi Jalan Cisadane merupakan jalur utama, sehingga diharapkan sampah dapat segera di angkut, agar aktivitas masyarakat terutama anak sekolah tidak terganggu.

” Terpaksa saya harus mutar kalau mau ke arah kota dan Kantor kabupaten, ” keluhnya.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN di Lingkungan Pemkab Pemalang Diminta Sinkronkan Data Masing-masing

    ASN di Lingkungan Pemkab Pemalang Diminta Sinkronkan Data Masing-masing

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk membantu sinkronkan data di lingkungan masing-masing. Hal itu disampaikan Bupati Anom saat memimpin Apel Bersama ASN Pemkab Pemalang di halaman timur Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin (9/12/2025). “Di bulan ini, kita membentuk dua satuan tugas (satgas), salah […]

  • Creative Talk Paramadina Bedah Film Animasi “Jumbo”

    Creative Talk Paramadina Bedah Film Animasi “Jumbo”

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Film Animasi “Jumbo” Karya Visinema Studios dibedah dalam acara Creative Talk – The ‘Jumbo’ Effect. Film animasi ini merupakan karya anak bangsa yang mengangkat tema kekeluargaan, keberanian, dan imajinasi anak-anak Indonesia. Acara yang diselenggarakan Universitas Paramadina Kampus Cikarang, Kamis (22/5) ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen universitas Paramadina. Acara ini menghadirkan Tedy […]

  • Ditanya Soal OTT Cilacap, Gubernur Ahmad Luthfi: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

    Ditanya Soal OTT Cilacap, Gubernur Ahmad Luthfi: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, buka suara perihal Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Kabupaten Cilacap. Menurut Gubernur, sudah berulang kali menekankan pentingnya integritas kepala daerah, wakil kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN). Ahmad Luthfi mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Terlebih lagi sebelumnya sudah ada dua kepala daerah yang tersangkut kasus […]

  • Himpunan Pramuwista Indonesia Diharapkan Jadi Ujung Tombak Jualan Pariwasata

    Himpunan Pramuwista Indonesia Diharapkan Jadi Ujung Tombak Jualan Pariwasata

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Himpunan Pramuwista Indonesia (HPI) atau Tour guide merupakan ujung tombak dari jualan wisata kita kepada wisatawan. Harapannya, HPI Pemalang memiliki profesionalitas, kompeten dan tersertifikasi, sehingga dalam memperkenalkan kearifan budaya lokal dan pariwisata yang ada di Kabupaten Pemalang dapat dilaksanakan dengan kompeten. Harapan tersebut disampaikan Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andre Dwi Prayugo […]

  • Secercah Harapan Bagi Fitria, Perempuan Penyandang Disabilitas Mental dan Fisik

    Secercah Harapan Bagi Fitria, Perempuan Penyandang Disabilitas Mental dan Fisik

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di tengah duka banjir yang melanda Kota Pekalongan, secercah harapan hadir bagi Fitria (27), perempuan penyandang disabilitas mental dan fisik yang menjadi salah satu pengungsi. Harapan itu datang saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau posko pengungsian di Aula Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan pada Senin, 19 Januari 2026. Di […]

  • Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sebanyak 271 unit rumah dan 28 unit fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Batang beberapa hari yang lalu, Selasa (9/7/2024). Sekretaris BPBD Batang Puji Setyowati mengatakan, ratusan bangunan yang rusak tercatat ada di 26 desa yang terdiri dari 3 kecamatan. “Kecamatan Batang ada 16 desa/kelurahan, Warungasem ada 8 desa, […]

expand_less