Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Peluncuran Buku “The Pancasila Market Economy”: Pentingnya Keseimbangan Pasar, Negara, dan Nilai Pancasila

Peluncuran Buku “The Pancasila Market Economy”: Pentingnya Keseimbangan Pasar, Negara, dan Nilai Pancasila

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam diskusi yang dimoderatori Dr. Handi Risza, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta W. Kamdani, menegaskan bahwa konsep Ekonomi Pasar Pancasila perlu menjadi pondasi dalam mendorong kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Dalam konteks Ekonomi Pasar Pancasila, Shinta menegaskan bahwa pasar tetap menjadi instrumen penting, tetapi harus diarahkan oleh negara dengan landasan moral dan sosial yang kuat.

“Market sebagai instrumen, diarahkan oleh negara sebagai regulator dan guardian, serta dilandasi nilai moral dan sosial. Pasar tetap bekerja, tetapi tidak dibiarkan sepenuhnya tanpa arah dan koreksi,” kata Shinta.

Pembicara lainnya, Wijayanto yang juga ekonom dan dosen Universitas Paramadina menjelaskan bahwa Indonesia selama ini mengalami perubahan orientasi ekonomi dari masa ke masa, mulai dari ekonomi yang dipimpin negara (state-led economy), developmental state, hingga state capitalism.

“Konsep Ekonomi Pasar Pancasila hadir sebagai upaya mengambil sisi positif dari kapitalisme dan sosialisme sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila.” Ujarnya.

Prof. Marcus Marktanner akademisi Kennesaw State University – AS, menegaskan perlunya memperkuat demokrasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi dan mengingatkan bahwa di banyak negara demokrasi saat ini sedang berada dalam risiko.

“Hal tersebut menurut saya perlu ditekankan, dan kita perlu kembali benar-benar memikirkan apa peran demokrasi terhadap pembangunan ekonomi, serta bagaimana kita dapat memperkuat demokrasi. Karena di banyak negara di seluruh dunia, demokrasi sedang berada dalam risiko,” ujar Prof. Marcus Marktanner.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Nurkholes Dorong Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

    Wabup Nurkholes Dorong Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALAG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menegaskan komitmennya dalam memperluas program Sekolah Pangan dan Pemberian Gizi (SPPG) di Kabupaten Pemalang. Imenyampaikan hal itu saat meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Randudongkal 3, di Kecamatan Randudongkal. Minggu (19/10/2025), Dalam acara yang dihadiri Forkopimca Randudongkal, Wabub mengatakan hingga kini di Kabupaten Pemalang baru terdapat 20 […]

  • Dukuh Siranti Bongas Berduka, Dua Warganya Hilang Tertimbun Tanah Longsor

    Dukuh Siranti Bongas Berduka, Dua Warganya Hilang Tertimbun Tanah Longsor

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    Keterbatasan alat menjadi kendala utama dalam proses evakuasi di Dukuh Siranti. Saat ini, warga hanya mengandalkan peralatan seadanya untuk menggali tumpukan tanah. Oleh karena itu, Pemerintah Desa setempat mendesak BPBD Kabupaten Pemalang untuk segera mengirimkan bantuan peralatan pencarian yang lebih modern dan memadai. Hingga berita ini diturunkan, koordinasi antara pihak Desa, Kecamatan, dan BPBD terus […]

  • PC IPM Rawalo Cetak Generasi Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Melalui Taruna Melati I

    PC IPM Rawalo Cetak Generasi Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Melalui Taruna Melati I

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Dari sisi peserta, kegiatan Taruna Melati I dirasakan memberi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna. Nova Azahra, peserta TM 1 kelas VIII Habassyah, mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dan kepercayaan diri. “Saya sangat senang mengikuti Taruna Melati I IPM Rawalo. Kegiatannya seru, menambah wawasan, teman baru, dan membuat saya lebih percaya diri serta berani berpendapat,” ujarnya. […]

  • Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Racbini: Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Kritis, Kwik Kian Gie

    Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Racbini: Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Kritis, Kwik Kian Gie

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Indonesia kehilangan seorang tokoh dan ekonom hebat. Kwik Kian Gie berpulang, meninggalkan warisan pemikiran dan keteladanan intelektual yang sangat berharga bagi bangsa ini. Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan refleksi mendalam atas kepergian tokoh yang dikenal luas karena sikap kritis, tajam, dan independennya terhadap kebijakan ekonomi nasional. “Kita kehilangan tokoh […]

  • Pemerintah Gelontorkan Anggaran RP. 10 Triliun untuk Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra

    Pemerintah Gelontorkan Anggaran RP. 10 Triliun untuk Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Anggaran tersebut dialokasikan sebesar Rp38,9 triliun pada 2026, kemudian Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028.*

  • Jamin Transparansi PPDB 2026, Pemkab Pemalang dan Forkopimda Tanda Tangani Pakta Integritas

    Jamin Transparansi PPDB 2026, Pemkab Pemalang dan Forkopimda Tanda Tangani Pakta Integritas

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Anom menambahkan, meskipun pelaksanaan penerimaan peserta didik baru telah menjadi agenda rutin setiap tahun, seluruh pihak perlu terus memperkuat komitmen terhadap nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Ia juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang lengkap dan mudah dipahami masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun persepsi yang keliru terkait pelaksanaan SPMB. “Kadang-kadang informasi yang tidak lengkap menimbulkan […]

expand_less