Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Sebagai Alat Politik?

Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Sebagai Alat Politik?

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024 | 10:33 WIB
  • print Cetak

JURNALPEMALANG.ID – Prof. Didin S Damanhuri (Guru Besar Universitas Paramadina)⁠⁠ menilai Bantuan Sosial (Bansos) saat ini sudah sangat jelas digunakan sebagai alat politik.

Hal ini disampaikannya dalam diskusi yang digelar Universitas Paramadina bekerjasama dengan LP3ES bertajuk “Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Tujuan Politik?”. Acara ini diselenggarakan secara daring pada Rabu (7/2/2024) dan dimoderatori oleh Swary Utami Dewi.

Indikasinya menurut Didin adalah penggelontoran besar-besaran bansos sekira Rp 500 triliun, terbesar selama reformasi, tidak didukung oleh data kemiskinan yang sebetulnya sudah agak menurun meski tidak signifikan.

“Jadi, semestinya kalau bansos digelontorkan dengan amat besar itu pertanda indikasi kemiskinan kembali meningkat, nyatanya kemiskinan sudah agak menurun, dan itu pertanda Bansos telah menjadi alat politik, terlebih dibagikan menjelang pemilu 2024.” Katanya.

Indikasi lainnya bahwa bansos dibagikan oleh Jokowi sendiri bukan melalui Kementerian Sosial, bahkan tidak mendampingi Jokowi ketika bansos tersebut dibagikan. “Hal tersebut memperkuat bahwa terjadi proses politisasi bansos untuk kepentingan pemilu. Di banyak daerah pembagian bansos bahkan dilabeli dengan paslon 02 dengan pesan jika paslon 01 dan 03 menang maka bansos tidak lagi dibagikan” lanjutnya.

“Dalam 5 tahun terakhir ada gejala Indonesia sedang dalam fase neo-otoritarianism. Beberapa pihak sudah memastikan gejala-gejala itu dengan bukti-bukti yang sangat kuat” tuturnya.

Didin menjelaskan bahwa pada era Soekarno memainkan isu Nasakom dengan perimbangan kekuasaan antara TNI-AD vs PKI, kemudian Soekarno menciptakan suatu ekosistem hingga MPR ketika itu memutuskan sebagai presiden seumur hidup meski dengan dekrit Soekarno sendiri. Pada era Suharto menciptakan partai pelopor agar proses pembangunan ekonomi berlanjut dengan industrialisasi tanpa instabilitas politik dengan represi politik domestik. Sejak 2014 Presiden Jokowi tampil dengan program-program nyata dan populis dengan indikasinya parlemen yang pro kekuasaan semula 65% menjadi 85% pro kekuasaan.

“Ada banyak mekanisme pelumpuhan check and balance di parlemen dalam mengontrol proses legislasi dan lainnya, sehingga ada 8 Undang-undang yang konon bukan merupakan kepentingan rakyat banyak seperti UU KPK, UU Minerba, UU Ciptaker, UU Kesehatan dan lainnya” ujar Didin.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Pastikan Pemprov Jateng Komit Membantu Lembaga Pendidikan Keagamaan

    Wagub Pastikan Pemprov Jateng Komit Membantu Lembaga Pendidikan Keagamaan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026 | 15:38 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemomen menegaskan komitmen Jawa Tengah untuk selalu mendukung pendidikan dan lembaga keagamaan, baik formal maupun non formal. Sebagai buktinya, hingga akhir 2025, jumlah lembaga pendidikan yang menerima hibah dari Pemprov Jateng ada 1.358 penerima. “Para penerima hibah ini di antaranya MI, MTs, MA, dan Ponpes,” katanya, […]

  • Komitmen Jaga Kamtibmas tetap Kondusif, Polres Pekalongan dan Jajaran Tingkatkan Kegiatan Patroli

    Komitmen Jaga Kamtibmas tetap Kondusif, Polres Pekalongan dan Jajaran Tingkatkan Kegiatan Patroli

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025 | 06:00 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan beserta jajarannya meningkatkan kegiatan patroli, sebagai wujud komitmen menjaga kamtibmas agar tetap kondusif. Patroli tak hanya dilaksanakan permukiman warga, melainkan juga objek vital dan lokasi keramaian. Selain memantau perkembangan situasi, petugas juga berdialog dengan warga masyarakat, guna memberikan imbauan kamtibmas, sekaligus memperoleh informasi perkembangan situasi. “Patroli ini sebagai wujud nyata […]

  • Universitas Paramadina Gelar Diskusi Publik Evaluasi dan Outlook Pendidikan Tinggi Menuju Kampus Global

    Universitas Paramadina Gelar Diskusi Publik Evaluasi dan Outlook Pendidikan Tinggi Menuju Kampus Global

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 10:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Evaluasi & Outlook Pendidikan Tinggi Riset Menuju Kampus Global” sebagai forum refleksi kritis terhadap arah kebijakan pendidikan tinggi Indonesia di tengah persaingan global. Diskusi ini menghadirkan pemangku kepentingan strategis dari legislatif dan pimpinan perguruan tinggi nasional. Diskusi dimoderatori oleh Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Universitas […]

  • Pastikan Penanganan Bencana Optimal, Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor di Cisarua

    Pastikan Penanganan Bencana Optimal, Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor di Cisarua

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026 | 16:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna memastikan pelaksanaan penanganan darurat serta operasi pencarian dan evakuasi korban berjalan secara optimal. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (6/2/2026). Kepada awak media, dia mengungkapkan apresiasi serta memberikan dukungan moril kepada seluruh tim gabungan SAR, yang […]

  • Sekda Pemprov Jawa Tengah Sumarno.(Foto: ist)

    Kabar Baik Buat Warga Jateng, Lebaran Mendatang Pemprov Jateng Adakan Mudik Gratis

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026 | 05:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabar gembira buat warga Jawa Tengah yang sedang merantau, bahwa Pememrintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan mengadakan mudik gratis. Kini, Pemprov Jawa Tengah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis pada Lebaran 2026. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama […]

  • Strategi Arsjad Rasjid: Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi

    Strategi Arsjad Rasjid: Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025 | 10:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menggelar program Meet The Leaders dengan menghadirkan tokoh inspiratif Arsjad Rasjid, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia, sebagai pembicara utama. Dalam forum bertajuk “Driving Inclusive Growth: Innovation, Industrialization and Energy Transition for Job Creation”, Arsjad menyampaikan refleksi tajam dan strategi masa depan tentang tantangan dan peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bertempat […]

expand_less