Selasa, 14 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Jawa Tengah Perkuat Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Layak Jadi Barometer Nasional

Jawa Tengah Perkuat Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Layak Jadi Barometer Nasional

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026 | 17:22 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dijelaskan, Pemprov Jawa Tengah juga aktif melakukan asistensi penerapan sistem merit ke pemerintah kabupaten dan kota sejak 2022. Hasilnya menunjukkan tren positif, dengan semakin banyak daerah yang masuk kategori “baik” dan “sangat baik”, serta berkurangnya daerah dengan kategori “kurang” dan “buruk”.

Sejumlah daerah seperti Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kota Tegal, dan Kabupaten Cilacap dinilai berhasil mengembangkan sistem manajemen talenta secara konsisten.

Penerapan manajemen talenta juga berdampak langsung pada pengisian jabatan strategis. Sejak 2022, Pemprov Jawa Tengah telah melaksanakan empat kali pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama berbasis manajemen talenta. Dari proses tersebut, tercatat 27 pejabat memperoleh promosi dan 28 pejabat mengalami mutasi berdasarkan pemetaan kompetensi dan kinerja.

Ke depan, kebijakan ini akan diperluas hingga jenjang jabatan administrator dan pengawas guna memperkuat kesinambungan reformasi birokrasi dan menciptakan jalur karier ASN yang lebih terencana dan berbasis merit.

Sementara itu, Kepala BKN RI, Prof Zudan Arif, mengapresiasi langkah strategis Jawa Tengah dalam mengembangkan manajemen talenta dan sistem merit ASN. Ia menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar menjadi rujukan nasional.

“Saya ingin Jawa Tengah menjadi barometer dalam pengembangan ASN. Institusi pemerintahan tidak boleh bergantung pada figur, tetapi harus bertumpu pada sistem yang kuat,” ujar Zudan.

Ia menegaskan bahwa meritokrasi berarti menempatkan orang yang tepat pada fungsi dan kewenangan yang sesuai.

“Merit itu berarti layak, dan kratos berarti kekuasaan. Meritokrasi adalah menempatkan orang yang pantas pada fungsi kekuasaan. Di era sekarang, ASN yang lambat akan menghambat pelaksanaan program,” katanya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Anom Ajak Masyarakat Melesatarikan Budaya

    Bupati Anom Ajak Masyarakat Melesatarikan Budaya

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025 | 19:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengajak warga masyarakat Kabupaten Pemalang untuk melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia seperti karawitan, wayang golek, keroncong dan lain sebagainya. Ia menympaikan hal itu ketika menghadiri Pentas Seni Karawitan Malam Selasa Kliwon di Pendopo Kabupaten, Senin (29/9/2025) malam. “Mari kita lestarikan budaya bangsa Indonesia baik karawitan, wayang golek, keroncong dan […]

  • Sebanyak 264 Kepala Desa di Cilacap Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

    Sebanyak 264 Kepala Desa di Cilacap Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024 | 17:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Bupati Cilacap Awaluddin Muuri menyerahkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan kepala desa di Pendapa Wijayakusuma Çakti Cilacap, Senin (10/6/2024). Awaluddin mengatakan, SK tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa yang sebelumnya kepala desa menjabat selama enam tahun menjadi delapan […]

  • Ratusan Polisi Dikerahkan, Amankan Aksi Damai Tuntut Kades Randumuktiwaren Mundur

    Ratusan Polisi Dikerahkan, Amankan Aksi Damai Tuntut Kades Randumuktiwaren Mundur

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025 | 08:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Sampai detik ini Pak Kepala Desa belum diketahui keberadaannya. Kami hadir untuk menjembatani aspirasi panjenengan,” kata Camat Farid. Camat menjelaskan resume temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat yang sudah diterima Kades pada 13 November 2025. Ia menegaskan, berdasarkan aturan, Kades wajib menindaklanjuti dan mengembalikan kerugian DD dalam waktu 60 hari kalender sejak LHP dikeluarkan. […]

  • Pagi Hari, Polisi Siaga di Jalan: Polres Pekalongan Prioritaskan Pelayanan Masyarakat

    Pagi Hari, Polisi Siaga di Jalan: Polres Pekalongan Prioritaskan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025 | 19:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana pagi hari di wilayah Kabupaten Pekalongan tampak lebih tertib dan lancar. Personel Polres Pekalongan diterjunkan ke sejumlah titik rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang beraktivitas di pagi hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari AG Pagi, yang secara rutin dilakukan oleh jajaran Polres Pekalongan dalam rangka […]

  • DPRD Kabupaten Pemalang Secara Tegas Tolak Outsourcing Pengganti Tenaga Honorer

    DPRD Kabupaten Pemalang Secara Tegas Tolak Outsourcing Pengganti Tenaga Honorer

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 07:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Mantan aktivis ’98 ini menawarkan solusi yang lebih berpihak pada pekerja, yakni melalui mekanisme Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Menurutnya, dengan alokasi anggaran APBD 2026 sebesar Rp9,6 miliar, skema kontrak individu ini jauh lebih adil dan mampu merangkul seluruh tenaga honorer yang ada. “Komitmen kami jelas: jangan ada yang dirumahkan. Mekanisme PJLP bisa mengakomodasi semua […]

  • Sidak Mendadak Kapolda Jateng: “Polisi Terbaik Pertahankan Itu!”

    Sidak Mendadak Kapolda Jateng: “Polisi Terbaik Pertahankan Itu!”

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 23:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Saya bangga dan respect kepada kalian, pertahankan, jangan sampai ada pelanggaran,” tuturnya. Ia bahkan menyebut seluruh personel Polres Pekalongan sebagai “polisi-polisi yang terbaik.” Irjen. Pol. Ribut Hari Wibowo berharap agar situasi di Pekalongan tetap kondusif, terutama setelah insiden yang terjadi di Kota Pekalongan. “Saya berharap kejadian yang terjadi di Pekalongan Kota, tidak merembet ke Kabupaten […]

expand_less