Jumat, 28 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 15:56 WIB
  • print Cetak

Prof. Didik memberikan kritik tajam terhadap sistem pilkada langsung saat ini yang dinilai telah menyimpang. Beliau menyebut bahwa pilkada langsung saat ini memicu biaya kampanye sangat mahal, bersaing dengan cara kotor, politik uang.

Kondisi ini, menurutnya, berujung pada praktik yang merusak tatanan negara.

“Proses pilkada yang terjadi adalah praktek ilegal, pelacuran politik dimana yang memiliki uang dapat membeli suara dan setelah terpilih harus mengembalikan dana kampanye tersebut dengan cara korupsi. Praktek demokrasi langsung seperti ini kemudian muncul ketergantungan kandidat pada cukong,” tegas Prof. Didik J. Rachbini.

Sebagai langkah antisipasi, Prof. Didik mengusulkan agar ketika pemilihan lewat DPRD, maka dibuat aturan yang ketat seperti pemilihan Paus.

Anggota yang mempunyai hak suara dikendalikan dengan berbagai aturan untuk menghindari suap, seperti wajib cctv di rumah masing-masing, dikumpulkan selama beberapa hari di kantor dprd dan hotel dengan pengawasan kpk, dan berbagai cara lainnya.

Kehadiran lembaga hukum seperti KPK dan kejaksaan dinilai perlu untuk mengontrol pemilik suara yang berjumlah 50-100 orang anggota DPRD, sehingga potensi politik uang dan korupsi pasca-terpilih menurun.

Agar tahap pemilihan lebih sukses, Prof. Didik mendorong pembuatan aturan main dalam Undang-Undang, di mana pemungutan suara DPRD harus terbuka dan disiarkan publik.

Selain itu, diperlukan larangan keras transaksi politik, pemeriksaan rekam jejak, serta uji publik bagi 3 kandidat. Beliau juga menekankan pentingnya sanksi pidana berat untuk suap pemilihan, kehadiran saksi ahli dari aparat hukum seperti KPK dan kejaksaan, serta saksi dari elemen masyarakat, kampus, dan civil society.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gebrakan Digital Pemalang! DPRD dan Wabup ‘Geruduk’ Jakarta Demi Modernisasi Swara Widuri

    Gebrakan Digital Pemalang! DPRD dan Wabup ‘Geruduk’ Jakarta Demi Modernisasi Swara Widuri

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026 | 22:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Duet Maut Eksekutif & Legislatif Ketua Komisi A DPRD Pemalang, Fahmi Hakim, menyebut kehadiran bareng ini adalah bukti keseriusan pemerintah daerah. “Ini bentuk dukungan total untuk keterbukaan informasi. Swara Widuri harus jadi kanal resmi yang profesional dan terstruktur di era digital,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Diskominfo Pemalang, Dian Ika Siswanti, memberi sinyal hijau terkait peluang […]

  • Prabowo Salat Idul Adha Bersama Diaspora Indonesia di Paris

    Prabowo Salat Idul Adha Bersama Diaspora Indonesia di Paris

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5). Ketibaan Prabowo di Wisma Indonesia Paris dinantikan oleh warga Indonesia dan diaspora yang telah rapi memenuhi saf salat masing-masing. Diiringi kumandang takbir dan tahmid, Prabowo tiba di Wisma […]

  • Bupati Anom: Sosialisasi Pokir DPRD Jadi Momentum Sinkronisasi Eksekutif dan Legislatif

    Bupati Anom: Sosialisasi Pokir DPRD Jadi Momentum Sinkronisasi Eksekutif dan Legislatif

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026 | 18:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Menurut Martono, kehadiran KPK merupakan bentuk dukungan yang sangat penting dalam upaya memperkuat integritas serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di daerah. “Pokok-pokok pikiran DPRD merupakan wujud nyata aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kunjungan kerja dan berbagai bentuk komunikasi anggota DPRD dengan masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian dirumuskan menjadi usulan pembangunan yang diharapkan […]

  • Menghadiri Festival UMKM di Petarukan, Ahmad Luthfi, UMKM di Petarukan Luar Biasa

    Menghadiri Festival UMKM di Petarukan, Ahmad Luthfi, UMKM di Petarukan Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024 | 17:45 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kecamatan Petarukan sangat luar biasa. Hal demikian disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri festival UMKM di Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan, Pemalang, Rabu (18/92024). “Acara seperti ini (festival UMKM) jarang digelar, dan ini merupakan kali kedua festival UMKM digelar” katanya. Ahmad Luthfi mengungkapkan, UMKM ini sebagai urat […]

  • Pemkab Pemalang Berikan Santunan 7 Warganya yang Terdampak Bencana di Aceh Tamiyang

    Pemkab Pemalang Berikan Santunan 7 Warganya yang Terdampak Bencana di Aceh Tamiyang

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 23:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG –  Pemerintah Kabupaten Pemalang menyerahkan bantuan sosial dan trauma healing kepada warganya yang terdampak bencana di Aceh Tamiyang. Penyerahan bantuan dilakukan di Rumah Singgah Dinsos KBPP Kab. Pemalang, Minggu (21/12/2025). Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa dari 14 warga Pemalang yang menjadi korban bencana, saat ini ada 7 warga yang kembali. “Alhamdulillah semuanya […]

  • Bupati Pemalang Beri Bantuan Kepada Keluarga Korban Longsor Bongas

    Bupati Pemalang Beri Bantuan Kepada Keluarga Korban Longsor Bongas

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 14:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peristiwa tanah longsor terjadi di wilayah Desa Bongas, Dukuh Siranti, lokasi tersebut berada di area perhutani, longsor terjadi pada hari Minggu (25/1/2026) pukul 06.00 WIB pagi. Ada dua korban orang hilang dalam musibah tersebut, yakni atas nama Hamim (60th) dan Aksinudin (40th) warga Dukuh Siranti, selain itu kerugian ditaksir 1 hektar padi […]

expand_less