Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prof. Didik memberikan kritik tajam terhadap sistem pilkada langsung saat ini yang dinilai telah menyimpang. Beliau menyebut bahwa pilkada langsung saat ini memicu biaya kampanye sangat mahal, bersaing dengan cara kotor, politik uang.

Kondisi ini, menurutnya, berujung pada praktik yang merusak tatanan negara.

“Proses pilkada yang terjadi adalah praktek ilegal, pelacuran politik dimana yang memiliki uang dapat membeli suara dan setelah terpilih harus mengembalikan dana kampanye tersebut dengan cara korupsi. Praktek demokrasi langsung seperti ini kemudian muncul ketergantungan kandidat pada cukong,” tegas Prof. Didik J. Rachbini.

Sebagai langkah antisipasi, Prof. Didik mengusulkan agar ketika pemilihan lewat DPRD, maka dibuat aturan yang ketat seperti pemilihan Paus.

Anggota yang mempunyai hak suara dikendalikan dengan berbagai aturan untuk menghindari suap, seperti wajib cctv di rumah masing-masing, dikumpulkan selama beberapa hari di kantor dprd dan hotel dengan pengawasan kpk, dan berbagai cara lainnya.

Kehadiran lembaga hukum seperti KPK dan kejaksaan dinilai perlu untuk mengontrol pemilik suara yang berjumlah 50-100 orang anggota DPRD, sehingga potensi politik uang dan korupsi pasca-terpilih menurun.

Agar tahap pemilihan lebih sukses, Prof. Didik mendorong pembuatan aturan main dalam Undang-Undang, di mana pemungutan suara DPRD harus terbuka dan disiarkan publik.

Selain itu, diperlukan larangan keras transaksi politik, pemeriksaan rekam jejak, serta uji publik bagi 3 kandidat. Beliau juga menekankan pentingnya sanksi pidana berat untuk suap pemilihan, kehadiran saksi ahli dari aparat hukum seperti KPK dan kejaksaan, serta saksi dari elemen masyarakat, kampus, dan civil society.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purnel FC Suradadi Raih Juara Pertama Pada Open Sugih Waras 2025

    Purnel FC Suradadi Raih Juara Pertama Pada Open Sugih Waras 2025

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tim Sepakbola Purnel FC Suradadi menjadi juara 1 setelah berhasil mengalahkan Tim Sepakbola Putra Samudra FC Slawi dengan skor 1-0 dalam Pertandingan Final Turnamen NCM Open Sugihwaras 2025 di Lapangan Dewa Ruci Tanjungsari, Minggu (7/12/2025). Pertandingan final tersebut dihadiri dan disaksikan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang […]

  • Respon Cepat Kapolres Pekalongan, Kerahkan Bus Dinas Selamatkan 17 Pemudik Terlantar di Tol

    Respon Cepat Kapolres Pekalongan, Kerahkan Bus Dinas Selamatkan 17 Pemudik Terlantar di Tol

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Aksi sigap Polres Pekalongan ini mendapat apresiasi luar biasa dari rombongan pemudik tersebut. Mereka tak menyangka kendala komunikasi dengan sopir bus mudik gratis sebelumnya justru berbuah bantuan tak terduga dari kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, rombongan telah diberangkatkan dari Rest Area 338A dengan pengawalan hingga batas wilayah, memastikan mereka benar-benar sampai di titik tujuan dengan […]

  • Ratusan Polisi Dikerahkan Amankan Pemberangkatan Jamaah Haji di Pekalongan

    Ratusan Polisi Dikerahkan Amankan Pemberangkatan Jamaah Haji di Pekalongan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan proses pemberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Pekalongan tahun 2026. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, Jumat (24/4/2026). Kegiatan pemberangkatan yang dipusatkan di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan ini melibatkan sedikitnya 291 personel kepolisian. Kehadiran aparat di lapangan juga diharapkan […]

  • Luncurkan Forum Energi Daerah (FED), Pemprov Jateng Komitmen Percepat Transisi Energi

    Luncurkan Forum Energi Daerah (FED), Pemprov Jateng Komitmen Percepat Transisi Energi

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Ada lebih dari 80 hektare lahan Djarum Oasis, dengan 50 persen merupakan penerapan green landscape atau area hijau. Kami harapkan ini bisa menjadi contoh industri yang lain di Jawa Tengah,” terangnya. Sustainable Energy Access Program Manager – IESR, Marlistya Citraningrum, mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam berkomitmen melakukan percepatan transisi energi. “Kami sangat mengapresiasi […]

  • Guru Agama dan Madrasah Wajib Tahu, 70.652 Peserta PPG Daljab Angkatan I Telah Diumumkan, Cek Akun Masing-masing!

    Guru Agama dan Madrasah Wajib Tahu, 70.652 Peserta PPG Daljab Angkatan I Telah Diumumkan, Cek Akun Masing-masing!

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Untuk guru Mapel Umum pada Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya, akan diikutkan pada PPG Daljab (Guru Tertentu) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dikdasmen RI. “Guru Mapel Umum di madrasah maupun lembaga pendidikan keagamaan lain akan mengikuti jadwal pelaksaan PPG untuk Guru Tertentu di LPTK dari Perguruan Tinggi Umum (PTU) yang diselenggarakan Kemendikdasmen […]

  • Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    Nurohim, Kepala Desa Pesantren, saat itu juga telah mengakui telah menerima uang dari pendamping PKH berinisial IND sebesar Rp150 juta dalam dua tahap, pertama sebesar Rp65 juta dan tahap kedua sebesar Rp85 juta. Nurohim mengaku, uang tersebut dipergunakan untuk membeli mobil siaga desa dan menyumbang pembangunan masjid di desanya. “Ya memang saya terima uang itu […]

expand_less