Melalui Haul Akbar, Ekonomi Masyarakat dan Pelaku Usaha Kecil Tumbuh
- account_circle Fahroji
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026 | 19:57 WIB
- print Cetak

Gus Yasin menghadiri haul Akbar Kyai Ageng Kafiluddin K Munawar Kholil ke-20. (Foto: dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu mengaku melihat langsung ramainya aktivitas perdagangan sepanjang jalan menuju lokasi acara.
“Ini tadi saya lihat selama perjalanan panjang jalan itu dagangan laris semua,” kata pria yang memimpin Jawa Tengah bersama Gbernur Ahmad Luthfi.
Menurut Yasin, di tengah ketidakpastian ekonomi global, kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar mampu menjadi penggerak ekonomi lokal.
Ia menegaskan, manfaat ekonomi dari penyelenggaraan haul tidak hanya dirasakan oleh pondok pesantren, tetapi juga oleh para pedagang kecil yang menggantungkan penghasilannya dari kegiatan tersebut.
“Enggak diambil pondok sendiri. Semuanya hidup. Yang berdagang juga bisa pulang, bisa nyaur utang,” selorohnya.
Haul Akbar Ponpes Al Marom berlangsung dari 9 – 12 Juli itu, diikuti ribuan jamaah dari berbagai daerah. Di antaranya, Jawa Tengah, seperti Demak, Rembang, Semarang, hingga peserta dari luar provinsi seperti Jawa Barat dan Jakarta.
Ramainya jamaah yang hadir menjadikan haul tidak hanya sebagai momentum mempererat ukhuwah dan meneladani para ulama, tetapi juga menjadi pengungkit perputaran ekonomi masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Al Marom Menduran. (*)
- Penulis: Fahroji

