Melalui Haul Akbar, Ekonomi Masyarakat dan Pelaku Usaha Kecil Tumbuh
- account_circle Fahroji
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026 | 19:57 WIB
- print Cetak

Gus Yasin menghadiri haul Akbar Kyai Ageng Kafiluddin K Munawar Kholil ke-20. (Foto: dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Berkah serupa dirasakan Widi, penjual lontong pecel khas Menduran. Bersama ibunya, ia membuka lapak di area haul dengan tetap mempertahankan harga normal, yakni Rp5.000 per porsi.
Meski tidak menaikkan harga, omzet yang diperoleh meningkat tajam dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah bisa dua sampai tiga kali lipat dari hari biasa,” katanya.
Tak hanya pedagang, para pengunjung dari luar daerah juga menikmati suasana haul yang dipadukan dengan beragam kuliner khas lokal.
Asih, pengunjung asal Jakarta, mengaku sengaja membeli berbagai makanan khas Menduran yang sulit ditemui di daerah asalnya.
Menurutnya, kegiatan haul tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Haul ini bisa membantu warga Daerah Menduran bisa berjualan. Pengunjung dari luar datang untuk mencoba membeli jajanan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai acara keagamaan seperti haul memiliki dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
- Penulis: Fahroji

