Peran Tempat Ibadah Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik: Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam
- account_circle Tuko Chaeron
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 | 10:18 WIB
- print Cetak

Gambar ilustrasi ( generate by ia)
Masjid mampu menjadi:
- Ruang Pembinaan Spiritual
Menumbuhkan kesadaran religius.
- Ruang Pendidikan Karakter
Menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.
- Ruang Pengembangan Sosial
Mengembangkan empati dan solidaritas.
- Ruang Pembentukan Kepemimpinan
Melalui organisasi remaja masjid.
- MODEL FILOSOFIS PERAN TEMPAT IBADAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER
Berdasarkan hasil penelitian, dapat dirumuskan model sebagai berikut:
Tempat Ibadah
↓
Aktivitas Keagamaan
↓
Internalisasi Nilai Islam
↓
Tazkiyatun Nafs
↓
Pembiasaan Akhlak
↓
Pembentukan Karakter
↓
Insan Kamil
Model ini menunjukkan bahwa tempat ibadah merupakan media pendidikan yang menghubungkan dimensi spiritual, moral, sosial, dan intelektual dalam pembentukan karakter peserta didik.
- TEMUAN UTAMA PENELITIAN
Berdasarkan seluruh data yang diperoleh, ditemukan bahwa:
- Tempat ibadah memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter peserta didik.
- Aktivitas keagamaan memberikan pengaruh positif terhadap religiusitas, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
- Temuan penelitian mendukung teori Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Ibn Khaldun, dan Al-Attas.
- Tempat ibadah dapat berfungsi sebagai pusat pendidikan karakter dalam sistem pendidikan Islam modern.
- Optimalisasi fungsi tempat ibadah menjadi salah satu solusi terhadap krisis karakter generasi muda.
- Penulis: Tuko Chaeron


