Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Peran Tempat Ibadah Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik: Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam

Peran Tempat Ibadah Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik: Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam

  • account_circle Tuko Chaeron
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 | 10:18 WIB
  • print Cetak

Konsep ini menunjukkan bahwa seluruh aktivitas manusia, termasuk pendidikan, harus diarahkan pada penghambaan kepada Allah SWT.

  1. Manusia sebagai Khalifah

Allah SWT berfirman:                    وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ ِانِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةًۗ

“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” (QS. Al-Baqarah: 30)

Sebagai khalifah, manusia bertanggung jawab mengelola bumi dengan prinsip keadilan, kemaslahatan, dan keberlanjutan.

Pendidikan Islam bertugas mempersiapkan manusia agar mampu menjalankan amanah tersebut.

  1. Potensi Dasar Manusia

Menurut Al-Qur’an, manusia memiliki beberapa potensi:

  1. Potensi Ruhani, artinya Potensi yang menghubungkan manusia dengan Allah SWT.
  2. Potensi Akal, artinya Kemampuan berpikir dan memahami ilmu pengetahuan.
  3. Potensi Jasmani, artinya Kemampuan fisik untuk menjalankan aktivitas kehidupan.
  4. Potensi Sosial, Kemampuan berinteraksi dengan sesama manusia.

Keempat potensi tersebut harus berkembang secara seimbang melalui pendidikan.

  1. TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM

Tujuan pendidikan Islam adalah membentuk manusia yang memiliki keseimbangan antara aspek duniawi dan ukhrawi.

Menurut Al-Attas, tujuan pendidikan Islam adalah menghasilkan manusia yang baik (good man) bukan sekadar warga negara yang baik (good citizen).

  • Penulis: Tuko Chaeron

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less