Peran Tempat Ibadah Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik: Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam
- account_circle Tuko Chaeron
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 | 10:18 WIB
- print Cetak

Gambar ilustrasi ( generate by ia)
Filsafat tidak hanya berupaya menjawab pertanyaan tentang apa yang diketahui (epistemologi), tetapi juga tentang hakikat keberadaan (ontologi) dan nilai-nilai yang seharusnya menjadi pedoman hidup (aksiologi). Oleh karena itu, filsafat memiliki peranan penting dalam membentuk paradigma pendidikan yang sesuai dengan tujuan kehidupan manusia.
- Pengertian Pendidikan Islam
Pendidikan Islam merupakan proses pembinaan manusia yang dilakukan secara sadar, terencana, dan berkelanjutan berdasarkan ajaran Islam untuk mengembangkan seluruh potensi manusia sehingga menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, berilmu, dan berakhlak mulia.
Menurut Ahmad Tafsir, pendidikan Islam adalah bimbingan yang diberikan seseorang kepada orang lain agar berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam.
Hasan Langgulung menjelaskan bahwa pendidikan Islam merupakan proses mempersiapkan generasi muda untuk mengisi peranan hidup, memindahkan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam yang selaras dengan fungsi manusia sebagai khalifah Allah di muka bumi.
Dalam perspektif Islam, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga mencakup pengembangan spiritual, moral, emosional, dan sosial.
Allah SWT berfirman: اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.” (QS. Al-‘Alaq: 1)
Ayat tersebut menunjukkan bahwa pendidikan merupakan perintah pertama dalam Islam yang menandakan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai fondasi kehidupan manusia.
- Penulis: Tuko Chaeron


